Home
 

Mitos Cinta VS Faktanya

Mitos dan CintaMenurut Amelia Ayu Kinanti ada berbagai mitos tentang cinta yang telah dianut selama berabad-abad ternyata tidak semua mitos itu benar.  Beberapa mitos di bawah ini beserta faktanya.

 

Mitos 1 Cukuplah cinta sebagai dasar menjalin hubungan

Fakta: Banyak orang mengedepankan perasaan cinta yang menggebu-gebu untuk memilih pasangan.  Hal ini tak salah, tapi ketika pasangan ini naik ke tahap berikutnya, misalnya pernikahan cinta saja tidak cukup. Cinta layaknya sebuah tanaman, jadi harus dibina, dirawat dan diberi nutrisi. Kepercayaan, toleransi, intimasi serta komitmen adalah nutrisi utama. Kalau nutrisi utama ini tidak ada, bisa dipastikan cinta ini akan layu dan akhirnya mati.

 

Mitos 2 Tak perlu mempelajari cinta

Fakta : Cinta juga perlu dipelajari. Kalau Anda beranggapan bahwa cinta saja sudah cukup, maka secara otomatis Anda dan pasangan tidak akan pernah belajar apa itu berkomunikasi dengan baik dan mencoba menyelesaikan masalah. Walau sebesar apapun cinta Anda, kerikil-kerikil dalam hubungan tak akan bisa terelakkan. Namun ketika ada badai yang dahsyat menguji cinta Anda berdua, Anda pun dapat melewatinya. Jadi, jangan jadikan perasaan cinta Anda sebagai alasan untuk berhenti belajar dan mengenal pasangan lebih dalam.

 

Mitos  3 Sampai kapanpun pasangan tak akan berubah

Fakta : Karena berjalannya waktu setiap orang akan mengalami perubahan. Misalnya, si dia dulu suka menanyakan “sudah makan belum sayang?” atau suka mengirimkan kata-kata romantis. Namun, kini jarang sekali menanyakan hal serupa atau bahkan tidak pernah mengirimkan kata-kata romantis. Anda tak bisa menahan perubahan tersebut. Yang bisa Anda lakukan adalah menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada maka Anda akan berbahagia. Lagipula, apakah cinta si dia hanya bisa dibuktikan lewat kata-kata romantis saja?

 

Mitos 3  Pasangan sempurna akan membuat Anda bahagia

Fakta : No body perfect, tak ada seorangpun yang sempurna. Jangan menghabiskan waktu Anda untuk mencari orang yang sempurna. Tapi carilah seseorang yang bisa melengkapi dan menyempurnakan kehidupan Anda. Si dia mungkin tak memiliki mata seindah mata Lorenzo Lamas, hidungnya tak semancung Sharuk Khan. Tapi kesabaran, perhatian, dan tanggung jawabnya membuat hati Anda nyaman, tenang ketika berada di sisinya. Itulah pasangan yang ‘sempurna’ dan patut kita syukuri .

 

Mitos 4 Pernikahan adalah prestasi

Fakta : Jangan pernah terganggu dan risih dengan status sahabat yang sudah menikah. Menikah bukan prestasi. Menikah adalah pilihan dan keputusan. Memiliki suami bukan berarti Anda memiliki kelebihan dari wanita lain. Daripada putus asa karena status jomblo, lebih baik buka pikiran Anda menjadi lebih positif. Aura yang positif akan terpancar dengan sendirinya dan membuat Anda semakin menarik. Jika saatnya tepat, seorang ‘pangeran cinta’ akan datang dan meminang Anda.

Incoming search terms:

  • mitos cinta
  • intimasi dalam menjalin cinta
Tags: , , , , ,

Related posts

November 22, 2011 This post was written by Categories: Relationship Tagged with:
No comments yet


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>